Lindswell Kwok, Ratu Wushu Yang Putuskan Muallaf

detikislami.com – Lindswell (Hanzi: 郭利娟; pinyin: Guō Lìjuān, lahir di Binjai, 24 September 1991; umur 27 tahun) adalah seorang atlet wushu Indonesia yang berasal dari Sumatera Utara. Lindswell telah mencatat berbagai prestasi saat mewakili Sumatera Utara dan Indonesia sebagai atlet muda wushu di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Di ajang nasional, Lindswell meraih medali perak mewakili Sumatera Utara pada PON XVII di Kalimantan Timur, 2008. Di tingkat Kejurnas Junior, Lindswell meraih medali perak pada tahun 2005 dan memperbaiki prestasinya dengan meraih medali emas pada event yang sama pada tahun berikutnya.

detikislami.com – Di bulan Agustus pada tahun 2006, Lindswell mewakili Indonesia di ajang World Junior Wushu Championships I [WJWC], sebuah kompetisi wushu internasional di level junior [15- under 18]. Kompetisi ini diadakan oleh International Wushu Federation [IWUF] dan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam ajang tersebut, Lindswell berhasil meraih medali perunggu.

Dua tahun berikutnya, 2008, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah World Junior Wushu Championships II [WJWC] yang diselenggarakan di Bali. Lindswell berhasil meraih medali emas. Pada tahun 2009, Lindswell kembali mewakili Indonesia di ajang World Wushu Championships (WWC) di Ontario, Kanada. Lindswell meraih medali emas satu-satunya bagi Indonesia

Di nomor Taijiquan, Lindswell meraih medali emas dengan menggungguli Ai Miyoka (Jepang) yang meraih medali perak dan Wen Chingni (Taiwan) yang meraih medali perunggu. Sementara di nomor Taijijian, giliran Wen Chingni meraih medali emas. Ng Shin Yi (Malaysia) menduduki tempat kedua dan meraih medali perak. Lindswell di nomor ini meraih posisi ketiga, meraih medali perunggu.

Atas pencapaian Lindswell ini, tim Indonesia meraih posisi kesembilan dengan satu medali emas, satu medali perak dan lima medali perunggu. Lindswell memberikan kontribusi satu medali emas dan satu medali perunggu.

Di ajang regional, SEA Games Laos 2009, Lindswell hanya meraih medali perak di nomor Taijiquan saat kalah poin dari atlet Malaysia, Chai Fongying. Di ajang Asian Games 2010 China, Lindswell gagal meraih target medali emas. Lindswell termasuk program “Ayo Indonesia” sebagai salah satu atlet muda berprestasi.[butuh rujukan]

Prestasi

1 Medali perak, Kejurnas Jakarta 2005
1 Medali perunggu Kejurnas Medan Tahun 2006
1 Medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior tahun 2006
1 Medali emas, Kejurnas Surabaya tahun 2007
1 Medali emas, Asian Games 2018

Prestasi Lindswell di Kejuaraan Dunia Wushu :

2009

1 Medali Emas Taolu Taijiquan
1 Medali Perak Taolu Taijijian

2011

1 Medali Perak Taolu Taijiquan
1. Medali Perunggu Taolu Taijijian

2013

1 Medali Emas Taolu Taijijian
1 Medali Perak Taolu Taijiquan

2015

1 Medali Emas Taolu Taijiquan
1 Medali Emas Taolu Taijijian

2018

1 Medali Emas Taolu Taijiquan Asian Games

MASUK ISLAM
Asian Games 2018 menjadi panggung terakhir Lindswell Kwok (27) sebagai atlet wushu. Ia berhasil mempersembahkan medali emas di tengah kondisi fisiknya yang sudah tak prima. Lindswell bergelut dengan cedera di kedua lututnya sejak 2009.

Lindswell kembali menjadi sorotan karena penampilan barunya yang terekspos di media sosial. Hal ini berawal dari postingan video Menpora Imam Nahrowi saat kedatangan Lindswell Kwok yang tampil berhijab dan Ahmad Hulaefi (atlet Wushu juga). Kedatangan Lindswell dan Hulaefi menyampaikan undangan pernikahan mereka.

Kepada kumparan, Lindswell menceritakan proses transformasinya hingga memutuskan masuk Islam dan memakai hijab. Ia mengaku sudah mendalami Islam sejak 2015. Lindswell tidak masuk Islam karena mau menikah dengan Ahmad Hulaefi, tapi karena kemantapan hati setelah mempelajari Islam.

Terkait memakai hijab, Lindswell bilang ini kewajiban saya sebagi
Muslimah menutup aurat.

Lindswell mengakui sampai saat ini keluarganya belum mau menerima dirinya masuk Islam.

“Keluarga masih susah untuk menerima, masih kecewa, masih marah. Wajar ya, karena bukan hal yang gampang, bukan hal yang mudah diterima. Tapi saya pelan-pelan tetap mencoba memberi pengertian,” tutur Lindswell.

Ahmad Hulaefi menambahkan bahwa dirinya sudah minta restu ke orangtua Lindswell walau sampai saat ini belum direstui.

“Saya sudah mencoba untuk ngomong dengan ibunya Lindswell, juga kakaknya Lindswell. Saya ngobrol langsung. Saya sangat menghormati keluarganya Lindswell, apalagi kakaknya Lindswell yang di PB Wushu, saya anggap dia itu seperti orang tua saya. Karena dari dulu dia yang membimbing saya, bagaimana jadi atlet wushu, bagaimana jadi juara. Saya sudah ngadep ke beliau, namun beliau belum mau menerima. Yang saya lakukan sama Lindswell adalah berdoa minta hidayah sama Allah, berbuat baik kepada kedua orangtua Lindswell dan kakak-kakaknya,” tambah Hulaefi.

Ahmad Hulaefi dan Lindswell Kwok menyampaikan tidak ada pacaran.

Ya Allah berikanlah mereka kebahagiaan dan kesuksesan. Satukan mereka dalam keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah. Jadikan mereka berdua pengantin di dunia dan juga di surga kelak. Aamiin.

4 Komentar

  1. Insya Allah, hadirnya hidayah Allah azza wa jalla ke dalam hati guo lijuan akan diiringi berbagai pertolongan dan rahmah jika dijalani dg istiqomah.
    Doa kami menyertaimu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.