Abu Bakar Ba’asyir Belum Pernah Diberi Surat & Diminta Teken Taat Pancasila & NKRI

detikislami.com – Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir ramai diperbincangkan lantaran disebut menolak menandatangani dokumen taat pada Pancasila dan setia pada NKRI. Padahal, surat semacam itu pun belum pernah datang.

“Satu hal yang perlu kami tegaskan, sampai hari ini ustaz Abu itu belum pernah diberi surat meminta tandatangan setia kepada NKRI, taat pada Pancasila, itu belum ada sampai sekarang,” tutur anak Ba’asyir, Abdul Rohim Baasyir dalam keterangannya, Rabu (23/1).

Menurut Rohim, hanya surat berisikan untuk taat kepada hukum dan tidak lagi mengulangi tindak pidana yang diminta untuk ditandatangani Abu Bakar Ba’asyir. Dokumen tersebut biasa diberikan pihak lapas kepada setiap narapidana yang akan bebas.

“Ketika membaca surat itu, ustaz Abu Bakar Ba’asyir merasa bahwasanya kalau bahasa ini hanya taat hukum dan tidak melanggar hukum begitu saja ini kurang, karena hukum di negara ini masih ada yang tidak taat sama syariat Allah,” jelas dia.

Keyakinan Abu Bakar Ba’asyir, tidak taat dengan hukum Islam artinya melanggar akidah agamanya yang mewajibkan seorang muslim taat hanya kepada Allah dan hukum Islam.

“Maka beliau mengusulkan supaya di dalam surat itu, kata-kata taat hukum itu ditambah dengan yang tidak bertentangan dengan Islam. Jadi setiap ada kata taat hukum di situ ditambahkan yang tidak bertentangan dengan hukum atau agama Islam,” kata Rohim.

sumber : merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.