Awod : Caleg Yang Mundur Itu Bloon

detikislami.com – Semarang – Pasca Rakornas PBB 2019 di Ancol 27-28 Januari 2019 kemarin, PBB melabuhkan dukungannya kepada pasangan capres – cawapres dengan Nomor Urut 01, yaitu pasangan Bapak Joko Widodo dan Kyai Ma’ruf Amin, banyak dinamika di daerah, selain banyak kader memberi apresiasi juga ada kader-kader PBB yang kecewa, kader yang kecewa ini banyak membuat pergerakan dengan isu akan mundur dari pencalegan dirinya.

Ketua DPW PBB Jawa Tengah, Awod, SH , ketika dikonfirmasi terkait adannya caleg PBB yang akan mundur dari pencaleganya di jawa tengah, dengan mengirim broadcast gambar dirinya dan lambang partai bulan bintang serta gambar capres dan bertuliskan “Jangan Pilih Saya” dan berikan suara anda dan pilih caleg dari partai lain, menyatakan bahwa itu namanya caleg bloon.

“Apabila itu benar dari yg bersangkutan, saya berharap segera saja diurus yang serius, dengan mengirim surat resmi kepada pimpinan PBB di tingkatanya biar segera di proses pengunduran dirinya, jangan asal bikin meme – meme yg membingungkan masyarakat”,

“Salah satu tugas kader PBB itu mencerdaskan masyarakat, bukan melakukan pembodohan terhadap masyarakat, kasih contohlah kepada masyarakat yang baik, yang konsisten dan gentelmen, bukan kasih contoh bloon.”

Awod juga menghimbau kepada seluru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB se- Jawa Tengah untuk tanpa ragu memproses caleg caleg plinplan, “Saya himbau kepada Dewan Pimpinan Cabang PBB se Jawa Tengah, jangan ragu – ragu memproses pengunduran diri caleg bloon seperti itu”,
“Kalau baru jadi caleg saja sudah berani melawan partai bagaimana nanti kalau jadi, bisa-bisa nanti berontak kepada garis perjuangan Partai Bulan Bintang”

Lebih lanjut Awod menjelaskan bahwa Visi Partai Bulan Bintang itu jelas, yaitu terwujudnya kehidupan masyarakat Indonesia yang islami, dan misinya membangun masyarakat dan bangsa Indonesia yg maju, mandiri berkepribadian tinggi, cerdas, berkeadilan, demokratis dan turut menciptakan perdamaian dunia berdasar nilai-nilai islami. Serta garisnya jelas, Bela Islam, Bela Rakyat dan Bela NKRI. “Lantas apa yang bisa kita harapkan dengan caleg model begitu?”, lanjutnya

“Saya justru menghimbau kalau caleg itu tidak taubat dan minta maaf kepada jajaran pengurus PBB dan masyarakat, maka masyarakat jangan pilih dia, kerana kalau terpilih justru akan membuat repot kami, dan merugikan masyarakat.”, terangnya

“Justru sebenarnya kami, sebagai ketua DPW PBB Provinsi Jawa Tengah, setelah adanya dukungan PBB ke Jokowi – Ma’ruf itu menambah semangat kami dalam meraup suara PBB di Jawa Tengah, setidaknya kami akan hantarkan 5 kader ke Senayan pada Pemilu 2019 ini, selain daripadanya tentu ini menambah prosentase kemenangan Capres – Cawapres pasangan Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin di Provinsi Jawa Tengah”, pungkas Awod. (mas)

4 Komentar

  1. Setuju Ketua…segera proses aja yang mengundurkan diri itu…memang dia siapa…blum bisa buktikan suaranya sdh sombong…

  2. Nyimak…. aja sebuah delimatis antara elit dan akar rumput… mn yg lebih untung ?itulah politik bagi elit berdampingan dengan penguasa itu lebih untung.. drpd jd oposisi, tp bg akar rumput sangat sulit menerima semua itu..kareana dari awal bahwa partai ini tidak akan pro dgn partai2 penista agama… dan pimpinan pun dr awal sdh begitu agresif menyerang petahana.. dgn begitu akar rumput pun sdh punya bahan kampanye untuk di jual… eh ternyata tiba” balik haluan …nah inilah yg jd polemik.. awalnya mau jual sate ayam dah promosi gencar tp di hari penbukaan jdnya jual martabak…. tentu ada yg senang dan ada yg sedih… senang bg penggemar martabak sedih bg penggemar sate… tp bg yg punya warung tetap enjoy… toh jg sama2 laku… yg susah yg mau beli….dah jauh mnyiapkan waktu byy dan tenaga ternya sate ga ada…itulah perjuangan sebenarnya…. kl pingin murni berjuang ya di pbb….selamat dan sukses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.