Ketua Umum Da’ina Masrur Anhar : Hashim Mempersilakan Anak Keturunan PKI Duduk Bareng Bersama

detikislami.com – Jakarta – Pernyataan tegas dari Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo yang menyatakan demi kemenangan pasangan Prabowo – Sandi maka dukungan dari anak cucu turunan Partai Komunis Indonesia (PKI) akan diterima menimbulkan polemik tidak hanya di dalam kubu pendukung pasangan capres 02, akan tetapi juga menimbulkan beragam komentar dari kubu pendukung capres Jokowi – Amin.

Ketua Umum Da’ina Drs. H. Masrur Anhar yang juga alumni 212 ketika dimintai komentarnya terkait pernyataan dari Hashim menyatakan merasa kaget dan aneh.

“Kalau itu benar, saya sungguh sangat kaget & aneh, kagetnya karena Capres yang diusung oleh para Ulama, lho kok Hasyim ngomong gitu. Anehnya, karena ini masalah sensitif kok dimunculkan justru pada detik-detik menghadapi pilpres.” terang Masrur

“Saya khawatir, temen-temen nggak ngeh, kalo adik kandung Prabowo ngomong seperti itu, karena bersamaan dengan “hiruk pikuk” Rakornas PBB. Jadi temen-temen mungkin sedang asyik, konsentrasi kesana. Pertanyaanya, Hasyim ngomong itu karena ada apa?”, lanjutnya.

“Logika sederhana saja deh, misal beneran anak cucu PKI kemudian kasih dukungan ke Prabowo, kemudian ikut aktif kampanye, tuh orang-orang FPI yang lagi rame pada mundur dari caleg PBB dan cuman fokus ke pemenangan Prabowo emang bisa dengan tenang duduk sambil bergandengan tangan mesra? Ini mereka mikir sampai ke sini nggak? Jangan cuman semangat dukung Prabowo saja, tapi juga perlu mikir dong”

Lebih jauh Masrur mengatakan bahwa berpolitik itu jika dilakukan oleh orang yang tidak pernah berpolitik, siapapun itu, ya jadinya kelihatan bloon (sambil tertawa) seperti yang disampaikan saudara Awod sebelumnya.

“Pbb itu partai yang sudah merasakan asam garamnya perpolitikan di Indonesia dan ikut juga dalam perjuangan menjaga keutuhan NKRI, jadi sekarang saatnyalah kita lihat mana yang bener bener kawan dan mana yang bener-bener lawan.” (mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.