Din Syamsudin Bantah Mundur Dari Utusan Khusus Presiden yang Viral

detikislami.com – Jakarta – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin membantah keras terkait isu yang viral mengenai alasannya mundur dari Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban.

Dalam pesan viral tersebut tertulis, “Saya keluar dari Utusan khusus Presiden dlm masalah dialog Agama, karna saya tahu betul siapa orang2 dibelakang jkw, saya tahu betul kebohongan-kebohongan mreka semua, klo di 2019 umat islam kalah, saya tak bisa bayangkan 2024  nanti islam masih ada atau tidak,” demikian tulisan dalam gambar tersebut.

Saat dikonfirmasi ke Din Syamsuddin melalui pesan WhatsApp Messenger, ia menyebutkan bahwa itu tidak benar.

Ia menyebutkan, apa yang disiarkan lewat video dan tulisan tidak sepenuhnya sesuai dengan maksud dan isi ceramah.

Banyak bagian yg merupakan dasar pemikiran tidak dikutip. Dan yang dikutip banyak bersifat hiperbolis, dibumbui dengan hal yang bersifat subyektif.

Ada juga hal yang tidak sesuai fakta, seperti umat Islam akan punah, disampaikan dengan menangis, memakai ibarat keledai, dan lain-lain yang sama sekali tidak diucapkan.

Sebagaimana diketahui, pada 21 September 2018 lalu, Din Syamsuddin memang mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Jokowi. Alasannya saat itu karena Jokowi pada waktu itu sudah resmi menjadi calon presiden yang akan berkontestasi dalam pemilihan presiden 2019.

Padahal, Din sebagai tokoh agama ingin tetap netral dan tak berpihak kepada salah satu kubu di Pilpres.

“Jadi kalau saya masih menjabat sebagai utusan khusus presiden yang sekarang jadi capres, itu berarti banyak yang memahaminya saya hanya ada di sini, di satu pihak, di satu kubu, dan itu akan menghalangi dan tidak memudahkan upaya saya untuk membangun kebersamaan dari masyarakat majemuk, di berbagai organisasi,” kata Din.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.