BPN : Prabowo Bebas Mau Sholat Jumat Dimanapun

detikislami.com – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut tak ada yang bisa melarang capresnya melaksanakan salat Jumat di masjid mana pun.

Dahnil mengatakan, Prabowo tak boleh dihalang-halangi untuk melaksanakan kewajibannya menjalankan salat Jumat sebagai seorang Muslim.

“Tidak ada yang bisa melarang dan menghalang-halangi Pak Prabowo sebagai seorang Muslim yang baik untuk salat di masjid,” kata Danhil.

Dahnil pun merasa janggal dengan munculnya larangan Prabowo menggelar salat Jumat di masjid Kauman, Semarang, Jawa Tengah. Padahal, kata dia, sebagai sesama Muslim tentu mafhum untuk mempersilakan siapa pun menggelar salat di mana saja.

“Janggal bila benar ada yang mau larang beliau salat di masjid,” kata dia.

Lebih lanjut, Dahnil kemudian menyebut belum tentu juga Prabowo akan menggelar salat Jumat berjamaah di Masjid Kauman, Semarang, Jawa Tengah.

Yang jelas, mantan Danjen Koppasus itu akan melaksankan salat di masjid yang lokasinya berdekatan dengan kegiatan Prabowo untuk menggelar pidato kebangsaan di Semarang besok, Jumat (15/2).

“Pak Prabowo akan salat Jumat di masjid yang terdekat dengan lokasi agenda pidato kebangsaan beliau jelang debat,” kata Dahnil.

“Bila terdekat adalah Masjid Kauman, maka beliau akan salat di situ, kalau ada yang lebih dekat akan salat di masjid terdekat,” ucap dia.

Sebelumnya, Ketua Masjid Agung Semarang (Masjid Kauman), KH Hanief Ismail menyampaikan keberatannya terkait dengan rencana calon presiden nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang akan melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut, Jumat (15/2).

Hanief menilai salat Jumat yang akan dilaksanakan Prabowo bermuatan politis karena ada upaya mobilisasi massa.

“Kami para nadlir atau takmir Masjid Kauman merasa keberatan dengan rencana Jumatan Prabowo. Tolong sampaikan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) agar mengambil tindakan yang perlu sesuai aturan hukum,” tutur Hanief, dalam keterangan tertulis yang diterima.

Pihaknya melihat acara itu telah diumumkan besar-besaran. Ribuan pamflet, telah disebar seantero Kota Semarang. Termasuk ditempel di kampus-kampus dan masjid-masjid. Pamflet dan narasi undangan untuk ikut salat Jumat bersama Prabowo itu juga telah viral di media sosial sejak Rabu (13/2).

sumber : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.