Amien Rais Bilang Prabowo Subianto Bakal Mundur, BPN Prabowo-Sandi: Itu Terlalu Berlebihan

detikislami.com – Juru debat Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria menjelaskan maksud pernyataan yang dilontarkan oleh Amien Rais.

Amien Rais meminta agar dilakukan audit forensik terhadap IT KPU.

Amien Rais berujar bila hasil tersebut tidak bersih, maka Prabowo Subianto akan mundur sebagai capres di Pilpres 2019.

Soal ini Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menjelaskan bahwa sikap Prabowo Subianto tidak seperti yang dikatakan oleh Amien Rais.

“Saya harus luruskan,” kata Ahmad Riza Patria di Mata Najwa.

“Jadi Pak Amien keliru nih ?” tanya Arsul Sani.

Ahmad Riza Patria lantas menjelaskan saat itu Amien Rais menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan satu organisasi.

Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa yang disampaikan Amien Rais bukan sesuatu yang berlebihan.

“Apa yang disampaikan Pak Amien bukan sesuatau yang berlebihan, Pak Amien minta audit forensik IT KPU, kenapa? Karena sebetulnya yang digunakan hasil pemilu adalah perhitungan manual bukan IT, karena memang pada pemilu sebelumnya kita masalah pada IT,” kata Ahmad Riza Patria

Ahmad Riza Patria bahwa mengatakan isu yang beredar bahwa ada mobil yang bisa menyedot suara hanya dengan memarkir di depan gedung KPU.

“Akbar Faisal mendengar dari seseorang info dari pak Luhut bahwa ada satu mobil kalau ditaro depan KPU bisa menyedot data sekalipun tidak ada penjelasan maksud saya resiko penyelenggara jadi biasa saja,” kata Ahmad Riza Patria di Mata Najwa.

Najwa Shihab lantas menegaskan soal pertanyaan yang sebenarnya dilayangkan yakni soal Prabowo Subianto akan mundur bila hasil audit poresnik IT KPU tidak bersih.

“Dan apa yang disampaikan Pak Amien, sudah kami sampaikan,” kata Ahmad Riza Patria disela oleh Najwa Shihab.

“Sambungannya meminta hasil audit forensik IT kalau hasilnya tidak clear maka akan mundur calon pasangan 02 ?” tanya Najwa Shihab.

“Sudah kami jelaskan,” kata Ahmad Riza Patria

“Betul akan mundur pak prabowo ?” tanya Najwa Shihab

“Oh tidak mungkin ?” jawab Ahmad Riza Patria

“Jadi pak Amien salah ?” Najwa Shihab kembali bertanya.

Pertanyaan Najwa Shihab kali ini membuat sejumlah narasumber seperti Arsul Sani, Fahri Hamzah, Tjahjo Kumolo dan Arief Budiman menjadi tertawa.

“Pak Amien menyampaikan itu, itu sudah disampaikan pak Fadli Zon bahwa itu retorika pak Amien,” kata Ahmad Riza Patria.

“Oh hanya retorika,” timpal Najwa Shihab.

“Maksudnya adalah kami ingin menchallenge agar KPU lebih baik lagi,” kata Ahmad Riza Patria.

Najwa Shihab juga menyampaikan bahwa pernyataan sama seperti Amien Rais juga dilontarkan oleh Djoko Santoso

“Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kebangsaan. Memang supaya tidak terkejut barangkali, kalau tetap nanti disampaikan Prabowo Subianto, pernyataan terakhir Prabowo Subianto adalah kalau memang potensi kecurangan itu tidak bisa dihindarkan, maka Prabowo Subianto akan mengundurkan diri,” kata Djoko Santoso seperti dikutip dari Kompas.com

Ahmad Riza Patria menekankan bahwa maksud dari Amein Rais dan Djoko Santoso bukan demikian.

Malahan, Ahmad Riza Patria juga mengungkap keputusan Prabowo Subianto berbeda dari pernyataan Amien Rais dan Djoko Santoso.

“juga sudah kami sampaikan, kami sudah cek, tidak bsegitu maksudnya, di undang-udnabg pasangan calon tidak bisa mundur Najwa,” kata Ahmad Riza Patria

“ini hanya retorika saja yah ?” kata Najwa Shihab

“ini kan pendapat pribadi dan sudah kami konfirmasi, sudah kami cek ke Prabowo, Prabowo tidak pernah menyatakan itu, Prabowo sudah paham betul bahwa dia ingin menjadi pemimpin dalam rangka mesejahterakan bangsa negara apalagi kami sudah yakin akan menang 17 april,” tutur Ahmad Riza Patria

“kalau keyakinan boleh, tapikan keyakinan tidak sama dengan kenyataan, kenyataannya kami yang akan menang,” jawab Arsul Sani di Mata Najwa

 

sumber : tribunnews.com

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.