Kronologi Ditemukan Uang dalam Bungkusan Gambar Prabowo-Sandi di Solo, Benarkah?

detikislami.com – Dugaan money politic pada masa kampanye menyerang kubu Prabowo-Sandi. Nampak sebuah foto berupa bingkisan plastik transparan yang berisi kaus paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berwarna hijau viral di media sosial,

Selain kaus, terdapat kipas bergambar paslon 02 berwarna ungu, yang di atasnya tergeletak uang tunai senilai Rp 200 ribu, gelang, serta spesimen contoh surat suara.

Dari keterangan chat dan gambar dalam screen capture itu, disebutkan bingkisan ini beredar di kawasan Terminal Tirtonadi, Banjarsari, Solo tanpa keterangan waktu dan tempat yang pasti.

Salah seorang warga Kampung Cinderejo Lor RT 02 RW 06, Gilingan, Banjarsari, Solo, Yati, mengatakan, dirinya memang sempat mendapatkan foto tersebut. Namun, Yati tidak bisa memastikan apakah peredaran kaus kampanye berserta uang tunai itu benar terjadi di wilayahnya.

“Saya juga sempat mendapatkan foto itu, memang sudah beredar melalui pesan WA. Tapi saya juga tidak tahu siapa yang menyebarkan foto tersebut,” ucapnya, Jumat (22/3), seperti diberitakan Jawa Pos.

“Saya juga sudah cek ke tetangga, tapi tidak ada yang tahu. Kalau memang benar ada itu, pasti Bawaslu sudah bertindak,” imbuhnya.

Namun, Yati meragukan money politic terjadi di wilayahnya. Sebab, bila benar ada pembagian uang tentu saja akan menjadi pembicaraan hangat tetangga. Dia pun mengecek ke tetangga, dan tidak ada yang mengetahui temuan seperti yang viral di Whatsapp.

Sanggahan BPN terkait serangan fajar di Solo

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Djoko Santoso menyanggah kabar tersebut. Ia menegaskan uang yang terdapat di dalam bingkisan bukan dari paslon 02.

“Duite ora ono (uangnya gak ada), gimana?” ucap Djoko pada media, di Posko Garda RSP, Solo, Jumat (23/3).

Ia menekankan, terkait dengan tudingan money politic yang menyudutkan pihaknya harus ditindaklanjuti. Sebab, ia tidak memiliki uang untuk membuat alat peraga kampanye (APK). “Itu benar apa enggak, jadi harus diselesaikan sesuai aturan. Sak Indonesia akeh (se-Indonesia banyak), kita tidak punya uang bikin-bikin itu,” tuturnya.

Seperti diketahui, foto penemuan bungkusan bergambar capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno viral di Solo, Jawa Tengah pada Jumat 22 Maret 2019.

Sementara itu, Komisioner Divisi Penindakkan Pelanggaran Bawaslu Solo, Poppy Kusuma mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai foto tersebut. Bahkan Poppy mengaku, baru mengetahui adanya informasi tersebut dari media.

“Kami malah belum mendapatkan informasi itu, baru dari rekan media. Tapi saya sudah perintahkan kepada Panwascam Banjarsari untuk melakukan pengecekan di lapangan dan memastikan kepastian dari foto yang beredar tersebut. Jika itu benar terjadi, maka dipastikan pelanggaran UU Pemilu,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.