Layak Diapresiasi, Pemerintahan “Dilan” Hadir Memenuhi Tuntutan Zaman

detikislami.com – Konsep pemerintahan dilan (digital melayani) sebagaimana disampaikan calon presiden (capres) 01 Joko Widodo (Jokowi) layak mendapat apresiasi. Sebab, dunia global telah memasuki era revolusi industri 4.0. Demikian disampaikan pakar otonomi daerah (otda) Sumarsono, Minggu (31/3/2019).

“Dilan ini hadir untuk memenuhi tuntutan zaman. Kita saat ini sudah masuk era revolusi industri 4.0 yang berimplikasi pada penggunaan sistem informasi teknologi. Tak terkecuali dalam hal pelayanan publik. Menata ulang penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik jelas jadi sebuah kebutuhan,” kata Sumarsono atau yang kerap disapa Soni ini.

Mantan direktur jenderal otda Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) tersebut mengungkap, sebuah peraturan presiden (perpres) telah diterbitkan pada 2018. Perpres yang dimaksud yakni nomor 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Artinya, lanjut Sumarsono, Jokowi sebenarnya sudah memulai menerapkan digitalisasi di sektor pelayanan publik.

Sumarsono menuturkan, penataan ulang birokrasi juga menjadi kebutuhan. Tidak hanya dari sisi prosedur, ujar Sumarsono, tapi juga secara kelembagaan. “Pemerintahan dilan masuk kategori manajemen modern terkini. Penerapannya akan membawa konsekuensi menanggalkan cara kerja birokrasi yang lamban dan berbelit,” ucap Sumarsono.

Sebagai petahana, menurut Sumarsono, Jokowi sudah menerapkan penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu (PM-PTSP). Kebijakan ini berlaku di semua daerah otonom provinsi maupun kabupaten, dan kota. “Demikian juga disektor perhubungan, khususnya transportasi, komunikasi, dan lain-lain telah diterapkan,” ungkap Sumarsono.

Sebelumnya, saat debat keempat, Sabtu (30/3/2019), Jokowi mengatakan, dirinya berkomitmen menghadirkan pemerintahan dilan. “Ke depan diperlukan pemerintahan dilan, digital melayani. Karena yang namanya pelayanan bukan hanya melayani, tapi kecepatan itu sangat diperlukan,” kata Jokowi.

 

sumber : beritasatu.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.