Prabowo Menang, Rizieq Shihab Jadi Menteri Agama? Ini Kata BPN

detikislami.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab identik sebagai pendukung terdepan calon presiden Prabowo Subianto. Namanya digemakan untuk merangkul kelompok Islam. Prabowo menang Pilpres 2019, mungkinkah ia diangkat jadi Menteri Agama?

Sebelumnya, beredar kabinet bayangan berisi deretan nama yang digadang-gadang bakal diangkat menteri oleh Prabowo-Sandi. Dalam daftar itu, nama Ustaz Abdul Somad ditulis sebagai Menteri agama. Bukan Rizieq Shihab sebagai Menteri Agama.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade membantah pihaknya telah menyusun daftar nama menteri. Menurutnya, belum ada wacana apa pun terkait pembagian kursi menteri jika Prabowo-Sandi menang.

Wasekjen Partai Gerindra itu juga menyebut, kemungkinan pengangkatan Rizieq Shihab sebagai menteri agama juga belum ada pembicaraan. Ia mengatakan pemimpin FPI itu tidak pernah meminta jabatan apa pun.

“Belum ada itu bagi-bagi kursi menteri atau wacana terkait itu,” kata Andre kepada Tagar News melalui sambungan telepon, Rabu (3/4) siang.

“HRS (Habib Rizieq Shihab) itu orangnya tulus. Beliau tidak pernah meminta jabatan apa pun,” imbuhnya.

Meski belum menetapkan nama-nama menteri pembantu presiden, Andre mengatakan jika pasangan capres Prabowo-Sandi menang, kursi menteri agama akan diisi oleh orang dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

“Menteri Agama dari orang NU. Tapi yang ingin saya tegaskan, kami belum ada wacana apa pun terkait bagi-bagi jabatan. Itu yang harus diluruskan,” tegasnya.

Selaras dengan pernyataan Andre, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno diketahui pernah menanggapi saran Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, yang menyebut bahwa menteri agama harus berasal dari kalangan NU.

Sandi mengatakan akan mempertimbangkan nama-nama dari organisasi Islam terbesar NU, untuk diplot sebagai menteri agama jika kelak dirinya dan Prabowo melaju sebagai pemenang di kancah Pilpres 2019.

“NU adalah organisasi massa terbesar dan ini yang diharapkan oleh warga NU dan masyarakat, dan itu tentunya akan menjadi pertimbangan kita,” kata Sandiaga pada Minggu (27/1) lalu.

Pemilihan presiden diikuti capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hari pencoblosan pada tanggal 17 April 2019.

 

sumber : tagar.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.