Bareskrim Buru Akun Pemfitnah Server KPU di Singapura

detikislami.com – Direktorat Siber Bareskrim Polri mulai bekerja mengusut laporan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang terganggu dengan tudingan hoax bila server KPU ada di Singapura dan telah diatur untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres dalam Pilpres 2019.

Menurut Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo ada tiga akun yang akan diaudit dan menjadi perhatian polisi. Tiga akun ini sebelumnya dilaporkan KPU ke Bareskrim Polri pada Kamis (4/4/2019) malam.

“KPU sudah membawa bukti dokumen terkait 3 akun yang dilaporkan, yang memberi narasi pada video yang seolah-olah server KPU didesain untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Saat ini tim siber sedang mendalami seluruh alat bukti, data, dan dokumen yang diserahkan itu,” kata Dedi di Mabes Polri Jumat (5/4/2019).

Polisi, melalui laboratorium digital forensik yang dimiliki, akan mencoba menemukan konstruksi hukumnya. Menentukan keasliannya, foto, dan video, serta termasuk narasi yang dibangun oleh akun tersebut.

“Sama halnya kalau konstruksi hukumnya itu berita hoax maka akan dicari siapa kreator, siapa yang memiliki ide gagasan konten tersebut, kemudian siapa buzzer-nya. Apakah ada keterkaitan dengan creator. Karena ini cukup viral. Dan ini cukup mengganggu kinerja KPU,” sambungnya.

Karena KPU merasa dirugikan mereka pun membuat laporan polisi. Sama seperti saat dulu mereka melaporkan terkait adanya tujuh kontainer surat suara telah tercoblos untuk Jokowi.

Ketua KPU Arief Budiman sebelumnya telah memastikan materi atau substansi yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar. KPU tidak memiliki server di luar negeri.

Proses penghitungan suara dan rekapitulasi pun dilakukan secara manual dan berjenjang—bukan penghitungan secara online.

Perhitungan manual ini dimulai dari tempat pemungutan suara (TPS), rapat pleno terbuka PPK, rapat pleno KPU kabupaten/kota, provinsi, hingga rapat di KPU RI.

Hasil perhitungan manual itulah yang kelak akan dipublish secara online.

 

sumber : beritasatu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.