Mantan Syuro DPC PBB Solo : Apapun Yang Terjadi FPI Tetap Kami Anggap Saudara

detikislami.com – Terjadinya Kampanye Hitam kepada Partai Bulan Bintang (PBB) di kota Solo dengan adanya spandukisasi bertuliskan Tenggelamkan Partai Bulan BBintangBintang dan mengatasnamakan FPI, menjadi ramai diperbincangkan diberbagai forum.

Hal ini juga yang membuat Mantan Ketua Majelis Syuro DPC PBB Kota Solo, Achmad Abu Jazid atau biasa juga disebut Abuya Amak yang juga sebagai Calon Legislatif DPR RI Dapil V Jateng (Sukoharjo, Boyolali, Klaten) merasa resah karena adanya upaya adu domba antara PBB dengan FPI.

“Ini jelas jelas ada upaya untuk membenturkan antara PBB dengan FPI, semakin mendekati Pemilu seharusnya kita semua saling menjaga ketenangan dan kedamaian akan lingkungan, dan adanya spanduk jelas ingin membuat suasan menjadi keruh, apapun yang terjadi kami tetap menganggap FPI itu saudara kami”, Jelas Abuya Amak ketika dikonfirmasi detikislami.com, Jumat 5/4/2019.

 

Lebih lanjut Abuya Amak yang juga masih tercatat sebagai anggota Majelis Syuro Front Pemuda Islam Surakarta (FPIS) ini meminta kepada semua tokoh dan petinggi elemen umat islam untuk saling menjaga statement yang akan dikeluarkan suapaya tidak menambah situasi yang sudah tinggi tensinya.

“Para sesepuh dan ulama di Solo dan juga petinggi elemen Islam di Solo sebaiknya tidak asal bersuara dan berstatement baik itu di medsos atau media lain, bagaimanapun juga kita semua ini sudah saling mengenal, jangan sampai hanya perbedaan pilihan pada capres atau pileg kemudian saling menebar kebencian atau menebar permusuhan, alangkah lebih baik jika sebelum bestatement untuk bertabayun dulu, karena Islam mengajarkan hal tersebut, jangan sampai ada berita datang langsung dianggap berita itu benar lalu berstatement”, lanjutnya.

“Perbedaan itu kita anggap biasa saja, yang paling penting adalah mari kita semua bisa saling menjaga supaya kota Solo menjadi tenang dan damai meski diluar suasana tensi tinggi”. Tutupnya kepada detikislami.com (al)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.