Tentang Spandukisasi Bertuliskan Tenggelamkan PBB Di Kota Solo

detikislami.com – Solo – Dengan maraknya spandukisasi di Kota Surakarta dengan tulisan TENGGELAMKAN PARTAI BULAN BINTANG disertai dengan menyebut nama Front Pembela Islam didalamnya. Ketua DPW PBB Provinsi Jawa Tengah meminta kepada DPC PBB Kota Surakarta tidak gegabah dalam menyikapinya, lakukan koordinasi dan sikapi dengan bijak.

“Saya sendiri langsung berkomunikasi dengan fihak FPI, dan Fihak FPI merasa tidak melakukan pesasangan spanduk tersebut, oleh kerananya laporkan saja kepada fihak berwajib, serahkan segalanya kepada hukum yang berlaku, jangan bertindak sendiri”. Terang Awod. SH. kepada detikislami.com

“Di hari-hari menjelang Pemilu 2019 ini memang banyak Alat Peraga Kampanye dari Partai Bulan Bintang dijahili oleh pihak-pihak yang tidak jelas, ada yang di sobek atau bahkan dicuri, hilang tidak berbekas, anehnya lagi itu hanya dilakukan terhadap Partai Bulan Bintang, termasuk Alat Peraga Kampanye saya sendiri, lebih dari 500 buah yang hilang dan ratusan dirusak”, lanjutnya.

Awod tetap berharap kader-kader PBB di Surakarta dan sekitarnya tetap tenang dan bijak dalam menyikapi, jangan terprovokasi, serahkan segalanya terhadap hukum yang berlaku.

“Ini semua saya yakin tidak ada kaitanya dengan ungkapan Habib Rieziek Syihab dan pernyataan kader-kader FPI di Medsos yang ingin menenggelamkan PBB, saya yakin upaya menenggelamkan Partai Bulan Bintang selama ini hanya di media sosial saja, bukan dengan aksi nyata, apalagi dengan membuat spanduk-spanduk sebagaimana yang beredar”. Lanjut Awod, SH.

Lebih lanjut Awod menginstruksikan kepada segenap kader-kader Partai Bulan Bintang di Surakarta dan sekitarnya untuk tetap tenang, serahkan segalanya kepada pihak yang berwenang, dan kita tetap fokus dan terus bekerja keras untuk meraih suara Partai Bulan Bintang sebanyak -banyaknya dan memenangkan caleg-caleg PBB di semua tingkatan serta memenangkan pasangan capres – cawapres nomor urut 01 (Jokowi – Ma’ruf Amin), abaikan semua hal yang tidak perlu, terlebih yang menghambat jalannya program – program PBB yang telah dicanangkan.

Kepada pihak Berwajib, Awod berharap semoga segera merespon segala hal yang berpotensi membuat kegaduhan di hari-hari menjelang Pemilu 2019 ini, kalau perlu jangan menunggu sesuatu yang berpotensi membuat gaduh, lakukan diskresi segera kalau diperlukan, parameternya adalah kekondusifan dalam Pemilu 2019 ini, InsyaAllah masyarakat akan mendukung. (al)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.