Lewat Instagram, Uki Pamit Tinggalkan Noah

detikislami.com – Jakarta – Grup band asal kota Bandung, Noah akhirnya harus kembali merelakan salah satu personelnya hengkang. Setelah Reza, kini giliran gitaris Mohammad Kautsar Hikmat atau yang akrab disapa Uki. Pengunduran diri Uki diumumkani melalui akun media sosialnya, lantaran dia kini diketahui tengah menjalankan ibadah haji di tanah Suci Makkah.

“Hari ini saya melepaskan diri dari Noah. Terima kasih kepada semua yang ada di Noah, Lukman, David, semua team produksi Noah, Bu Acin yang sudah sangat baik & pengertian. Terima kasih semua yang ada di Musica Studios dan Artist Managementnya, Sahabat Noah, dan semua orang yang sudah ikut dalam perjalanan ini. Meski hengkang, saya tetap doakan yang terbaik untuk kalian semua,” tulis Uki dalam akun media sosial Instagramnya, Kamis (8/8/2019) malam.

Uki menambahkan alasan dirinya keluar dari Noah adalah dirinya ingin fokus mempelajari agama lantaran dirinya merasa kini telah beranjak tua.

“Beberapa keinginan saya telah tercapai dan terwujud, salah satunya dengan menjadi musisi sukses. Kini seiring dengan bertambahnya usia, dan rambut saya sebagian sudah mulai memutih, pengalaman hidup bertambah dan pengetahuan pun harus bertambah, maka tujuan hidup pun mulai berubah. Semua yang sudah terjadi saya sangat syukuri karena membawa kepada diri saya yang sekarang,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengucapkan rasa terimakasih kepada sahabat-sahabatnya di Noah terutama kepada Ariel, sang vokalis yang telah memberikan kepercayaan kepadanya menjadi seorang gitaris hebat di grup band Peterpan dan juga Noah sejak tahun 1998.

“Bor, Terima kasih sebesar besarnya, terima kasih sudah mengajak dalam perjalanan hidup yang luar biasa, sudah mengajarkan tentang kerasnya dunia dan mengajarkan bangkit dari keterpurukan. Kamu adalah teman yang baik, setia, pemberi nasihat dan i love you bro.. mudah-mudahan Allah mengizinkan persahabatan ini berlanjut di Jannah, Insyallah,” tandasnya.

Kenang Perjalanan
Dalam instagram itu, Uki juga mengenang perjalanan dirinya menjadi musisi dan berjuang bersama rekan-rekannya membesarkan nama Peterpan dan juga Noah.

“Tahun 1998, saya masih kelas 2 SMA, dijemput pake motor terus diajak ‘yuk ikut’. Saya kemudian ikut Ariel yang ternyata mengajak saya ke sebuah studio band yang di sana sudah menunggu Lukman dan Andika. Dari situ saya banyak belajar tentang bagaimana sebuah band. Mulai manggung ditingkat sekolah hingga manggung diacara 17 Agustus-an hingga manggung di cafe semua pernah kami lalui. Setelah nama Peterpan besar, tahun 2002 hingga 2006 adalah saat yang paling padat dan kita tour lama hingga sekarang,” ceritanya.

Uki sempat merasakan keterpurukan saat Ariel dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman penjara akibat kasus asusila yang menjeratnya.

“Tahun 2010, semula semua mengira band ini gak akan ada lagi. Lagi-lagi dia bikin ide band instrumental tanpa ada yang nyanyi, walau semuanya enggak ada yang percaya akan berhasil tapi project itu tetap jalan. Tahun 2012, Peterpan berubah nama jadi Noah dan albumnya keluar, ternyata sukses albumnya, dan kami merasa diberikan kesempatan kedua. Di Noah kita bukan hanya musisi, di luar band kita pelajari hal-hal yang bisa meningkatkan Noah. Dia (Ariel) pelajari visual sedangkan saya belajar audio. Kita sukses bukan karena kebetulan, kita bisa seperti ini karena kerja keras dan berjuang dan banyak berkorban. Tiga tahun belakangan keputusan ini (hengkang) dengan baik-baik. Ini sudah saya pikirkan pelan-pelan yang kemudian muncul ini,” tandasnya.

 

Sumber : beritasatu.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.