MI Al Amin Sinongko Karanganyar Melaksanakan Akreditasi

detikislami.com –  Karanganyar –  MI Al Amin Sinongko yang berlokasi di Dusun Sinongko, Kalurahan Gedong, Kec/Kab. Karanganyar melaksanakan akreditasi pada tanggal 11-12 September 2019.

Akreditasi adalah penilaian kelayakan teknis/akademis suatu lembaga penyelenggara program pendidikan tertentu untuk menghasilkan lulusan dengan spesifikasi kompetensi yang telah ditetapkan. dan pelaksanaan akreditasi ini memiliki arti penting bagi MI AL AMIN Sinongko untuk memantapkan langkah ke depannya.

Selaku visitor dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BANSM) adalah Ngadi dan Drs. Agus Lastriyo melakukan kegiatan visitasi melalui observasi lapangan, observasi kelas, dan wawancara dengan warga MI AL AMIN adalam rangka verifikasi, serta validasi terhadap data dan informasi yang diberikan oleh madrasah melalui instrumen akreditasi.

Kepala MI AL AMIN Sinongko, Mahar Alamsyah Santosa, M. Pd. dalam surat yang dikirimkan ke redaksi detikislami.com, Kamis (12/9) menyatakan bahwa akreditasi ini merupakan batu loncatan untuk menjadikan MI AL AMIN bisa menjadi lebih baik, semua masukan saran dan evaluasi yang dilakukan diharapkan mampu menjadikan MI AL AMIN menjadi madrasah yang betul betul menjadi solusi pendidikan yang lengkap terbaik namun tidak mahal. Yang dimaksud tidak mahal adalah MI AL AMIN merupakan madrasah yang bukan menetapkan profit oriented sebagai tujuan utamanya.

MI AL AMIN merupakan salah satu Madrasah Ibtidaiyah yang berada di Kabupaten Karangayar. Berdiri tahun 2007 dengan 11 siswa diawal tahun berdiri dan saat ini sudah memiliki total siswa 485 siswa di tahun 2019.

MI AL AMIN memiliki program sekolah yang menjadikannya ciri khas, yaitu program pesantren wajib bagi kelas 6 dan program khusus tahfidz yang baru dibuka 2 tahun ini.

Program Khusus tahfidz merupakan kelas khusus yang juga memiliki seleksi yang ketat dikarenakan target lulusan MI AL AMIN yang masuk di kelas khusus tahfidz ini adalah wajib hafal minimal 10 juz dari al-Qur’an dan setiap tahun hanya membuka quota 15 anak saja untuk dapat ikut di program khusus tahfidz. [al]

1 Komentar

  1. Saya selaku pengawas MI Kabupaten Karanganyar menyatakan bahwa MI Al Amin Sinongko sangat bagus sebab telah nyata pengembangan kurikulum madrasah yang di hubungan dengan kurikulum pondok

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.