4 Cara yang Dicontohkan Rasulullah Dalam Mendidik Anak

detikislami.com – Rasulullah telah menyampaikan dalam haditsnya tentang mendidik anak dan peran penting kita sebagai orangtua dalam mendidik anak, ada beberapa hal yang disampaikan oleh baginda Rasulullah harus kita jadikan contoh ataupun teladan dalam mendidik anak, apalagi munculnya teknologi yang dapat merusak masa depan anak-anak, terutama merusak agama, bangsa, Negara maupun masa depan anak itu sendiri.

Rasulullah telah menyampaikan dalam haditsnya tentang mendidik anak dan peran penting kita sebagai orangtua dalam mendidik anak, ada beberapa hal yang disampaikan oleh baginda Rasulullah harus kita jadikan contoh ataupun teladan dalam mendidik anak, apalagi munculnya teknologi yang dapat merusak masa depan anak-anak, terutama merusak agama, bangsa, Negara maupun masa depan anak itu sendiri. Oleh karena itu, salah satu cara untuk memperbaiki akhlak anak-anak, agamanya maupun masa depannya, kita sebagai orangtua harus merujuk kembali, kepada apa yang telah diajarkan oleh baginda Rasulullah seperti ;

1. Rasulullah senang bermain-main (menghibur) dengan anak-anak dan kadang-kadang beliau memangku mereka. Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah, dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas RA untuk berbaris lalu berkata, “ Siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku akan aku beri sesuatu (hadiah).”merekapun berlomba-lomba menuju beliau, kemudian duduk di pangkuannya lalu Rasulullah menciumi mereka dan memeluknya.

Baca Juga : Cara Nabi Mendidik Anak usia 4-10 Tahun : Mengajarkan Akhlak Mulia kepada Anak

2.Membekali Tauhid/Aqidah Yang Mantap. Tauhid merupakan sesuatu yang urgen dalam pendidikan anak. Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang ahli hikmah yang bernama Luqman. Allah Swt mengabadikan nasehat Luqman kepada anaknya dalam al quran, sebagaimana berikut: “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

3. Mendidik Agar Berbakti Kepada Kedua Orang Tua.Nasihat kepada anak untuk berbakti kepada orang tua sering diulang di dalam Alquran al-Karim dan pesan-pesan Rasulullah sedangkan nasihat kepada orangtua untuk berbuat baik kepada anak itu sangat sedikit. Yang demikian dikarenakan fitrah orangtua mengayomi dan menyayangi anaknya. Inilah gambaran inspiratif dari luqman yang menasehati anaknya agar berbakti kepada orang tuanya. Sebagaimana tertuang dalam Alquran:
Artinya:”Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun ,. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.(Q.S: Luqman:14)

4. Mendidik Agar Berakhlak baik. Pendidikan akhlak dimulai sejak ibu mengandung, yaitu berakhlak yang baik kepada setiap orang. Perilaku ibu yang tengah mengandung ini dapat memberikan pembelajaran awal kepada jabang bayi untuk berakhlak mulia. Sejak kecil anak harus diajarkan, dibiasakan, dan dikondisikan melakukan perbuatan yang baik. Jika seorang anak terbiasa melakukan perilaku yang buruk hingga ia besar, maka akan sukar meluruskannya. Artinya, penanaman akhlak kepada anak dimulai sedini mungkin dan seyogianya dilakukan oleh setiap orang tua. Jangan biarkan anak tanpa pendidikan akhlak dan moral. Mari kita simak hadits Rasulullah berikut:“Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah akhlak mereka”(HR Ibnu Majah) [al]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.