Apakah Benar Jika Berpuasa Justru Menurunkan Imunitas Tubuh?

detikislami.com – Menjelang datangnya bulan Ramadhan banyak masyarakat yang khawatir akan menurunnya imunitas tubuh jika berpuasa, apalagi dalam kondisi dimana wabah covid 19 yang mudah menyebar. Adapula yang mempertanyakan bagaimana melaksanakan ibadah puasa Ramadhan ditengah penyebaran virus corona atau covid 19. Ada yang beranggapan bahwa jika tetap berpuasa maka dapat menurunkan daya tahan tubuh, sedangkan virus covid 19 dapat menyerang ketika kondisi daya tahan tubuh sedang lemah.

Bahkan adapula yang sampai mengusulkan kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa tidak wajib berpuasa ditengah pandemi virus covid 19 dan menggantinya dengan membayar fidyah saja. Adapula kalangan yang bahkan sampai mengusulkan jika puasa Ramdahan kali ini ditiadakan.

Pertanyaannya, Apakah benar puasa dapat menurunkan daya tahan tubuh atau imunitas tubuh kita?

Tentunya pertanyaan ini perlu dijawab dengan penelitian-penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dengan kira-kira atau hanya dengan perasaan saja.

Dari Telegraph Senin, 20 April 2020, para peneliti dari University of Southern California telah mempelajari kaitan antara puasa dan daya tahan tubuh. Hasilnya adalah rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang berfungsi melawan infeksi.

Penciptaan sel darah putih baru inilah yang mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan dalam tubuh. Menurut penelitian tersebut, tubuh akan menyingkirkan bagian-bagian tubuh yang rusak, tua, atau tidak efisien selama berpuasa.

Berpuasa secara berkelanjutan seperti puasa di bulan Ramadhan akan membuat cadangan lemak terpakai, sel darah putih yang baru akan menggantikan yang rusak, dan ini memicu regenerasi sel induk untuk membuat sel sistem kekebalan tubuh baru.

Sedangkan hasil penelitian lain yang dipublikasikan pada Journal Frontiers In Immunology pada November 2017, disebutka puasa Ramadhan mempengaruhi  sistem kekebalan tubuh, itupun pengurangannya tidak signifikan dan tidak mempengaruhi kesehatan. [al]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.