Beginilah Rasulullah SAW Menjalankan Puasa Di Bulan Ramadhan

detikislami.com – Puasa di Bulan Ramadhan adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh umat Islam.Setiap kaum muslim melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya untuk mengharap ridho, kasih sayang, dan ampunan dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. al-Baqoroh : 183). Kata “Kutiba” dalam ayat ini berarti “Diwajibkan”.

Sebagai umat Islam tentunya contoh yang tepat dan sempurna untuk melaksanakan ibadah adalah dengan mencontoh bagaimana Rasulullah SAW beribadah. Begitu juga dalam hal ini bagaimana cara Rasulullah SAW berpuasa di bulan Ramadhan. Adapun cara Rasulullah SAW melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan adalah sebagai berikut:

  1. Berniat Puasa Sejak Malam; Diriwayatkan dari Hafsah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidak berniat untuk puasa sejak malam, maka tidak ada puasa baginya”. (HR. Abu Dawud).
  2. Mengawali Dengan Sahur; Setiap akan melaksanakan puasa, Rasulullah SAW selalu makan sahur dan mengakhirkannya atau menjelang datang waktu imsak.
  3. Menyegerakan Berbuka dan Shalat; Dan ketika berbuka itu Rasulullah SAW hanya memakan tiga biji kurma dan segelas air putih, lalu segera mengambil air wudhu untuk menyegerakan shalat Maghrib secara berjamaah. Dari Abu Athiyah ra berkata: “Saya bersama Masruq datang kepada Aisyah ra. Kemudian Masruq berkata kepadanya. “Ada dua sahabat Nabi SAW yang masing-masing ingin mengejar kebaikan, dan salah seorang dari keduanya itu kemudian melaksanakan shalat Maghrib dan kemudian berbuka, Sedang yang satunya lagi berbuka dulu baru mengerjakan shalat Maghrib”. Aisyah bertanya,“Siapa yang segera mengerjakan shalat Maghrib dan berbuka?”, Masruq menjawab,“Abdullah bin Mas’ud,” Aisyah ra melanjutkan,“Demikianlah yang diperbuat oleh Rasulullah SAW.”
  4. Memperbanyak Ibadah; Di bulan Ramadhan RAsulullah SAW memperbanyak amalan ibadah seperti shalat malam, tadarus al-Qur’an, Dzikir, Bertasbih, dan Sedekah.
  5. Iktikaf; Memasuki 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan, RAsulullah SAW meningkatkan aktivitas ibadahnya, terutama dengan melaksanakan iktikaf. [Mas]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.