Gara-gara Ini, Pertemuan Jokowi dengan BEM Se-Indonesia Batal

detikislami.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini mengagendakan untuk mengundang para pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia (SI) ke Istana, Jakarta, hari ini.

Namun, organisasi mahasiswa tersebut cuma bersedia bertemu jika pertemuan itu digelar secara terbuka.

Lalu, bagaimana nasib pertemuan tersebut? Mensesneg Pratiko mengungkapkan pertemuan tersebut tidak diagendakan hari ini. Singkat kata, tidak jadi ada agenda pertemuan.

“Belum belum ada,” kata Pratikno seperti dilansir dari detikcom.

Sementara itu, saat dihubungi terpisah, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan tidak tahu apakah pertemuan jadi atau batal digelar.

“Nanti saya coba cek,” katanya.

Namun Ngabalin menyayangkan para mahasiswa mengajukan persyaratan untuk bertemu.

“Nggak usah bikin persyaratan-persyaratan, yang bisa saja nanti kalau persyaratan itu tidak terbuka, kami tidak mau. Intinya bukan itu, intinya kau menyampaikan pesanmu, paham tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Pusat Aliansi BEM SI M Nurdiansyah mengungkapkan sikapnya terhadap pertemuan dengan Jokowi masih sama seperti dalam keterangan tertulisnya.
BEM SI menuntut pertemuan berlangsung secara terbuka.

“Sikap kami masih sama dengan yang disampaikan dalam keterangan tertulis,” terang Nurdiansyah dalam pernyataan singkatnya.

Berikut isi tuntutan BEM SI terkait pertemuan itu:

1. Dilaksanakan secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh publik melalui kanal televisi nasional.

2. Presiden menyikapi berbagai tuntutan mahasiswa yang tercantum di dalam ‘Maklumat Tuntaskan Reformasi” secara tegas dan tuntas. [al]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.