Hadiri Reuni 212, Anies: Jakarta Bukan Hanya soal Infrastruktur tapi Juga Keadilan

detikislami.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Reuni 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). Dalam kesempatan itu, dia memberikan sambutan dengan mengenakan pakaian dinas harian (PDH) berwarna coklat lengkap dengan peci hitam.

Dalam sambutannya, Anies bersyukur massa yang kebanyakan adalah pemilihnya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 lalu itu bisa berkumpul kembali di Monas. Dia ingin semua yang datang untuk membawa pesan damai dan aman bagi semua umat.

Baca Juga : Anies Baswedan Hadiri Reuni 212, Ketua FAKTA: Gunakan Seragam, Beri Sambutan, Kan Nggak Konsisten

“Kami bersyukur alhamdullillah untuk ke sekian kalinya tepatnya ini yang keempat kalinya Monas menjadi tempat di mana semua berkumpul di lapangan yang besar ini dikirimkan pesan bahwa jumlah bisa banyak ratusan ribu berkumpul dari seluruh penjuru, jika sampai di tempat ini pesan yang dikirimkan bahwa semua hadir mengirimkan pesan damai, aman, dan meneduhkan bagi semua,” kata Anies di panggung Reuni 212, Monas, Jakarta Pusat, pagi tadi.

Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta di bawah kepempinannya tak hanya membangun infrastruktur semata tetapi menegakkan keadilan bagi seluruh warga Jakarta. “Bapak Ibu sekalian, para Ulama, para Habaib, inilah yang sekarang menjadi fokus perhatian kami di Jakarta. Bahwa kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, justru yang menjadi perhatian kami adalah kami ingin menegakkan dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta,” ujar Anies.

Baca Juga : Hadiri Reuni 212, Gubernur DKI: Terima Kasih Telah Ikut Ciptakan Keteduhan di Jakarta

Menurut mantan rektor Universitas Paramadina itu, keadilan akan terwujud jika seluruh masyarakat bersatu di dalam keberagamaan. Dia pun meminta para warga yang hadir untuk tidak mencontoh negara-negara yang sedang konflik berkepanjangan sehingga merugikan semua pihak.

“Yang unik dari bangsa Indonesia bukan hanya soal keberagaman, banyak bangsa-bangsa lain yang tidak kalah beragam dengan Indonesia. Lihat Tiongkok, lihat Papua Nugini, lihat Afganishtan. Mereka semua tak kalah beragam dari kita. Apa yang unik bangsa Indonesia dibandingkan dengan yang lain? Keunikan kita adalah kini adalah persatuan Indonesia,” tuturnya.

Acara Reuni Akbar 212 diawali dengan Salat Tahajud berjamaah, lalu Salat Subuh berjamaah, dan sambutan dari beberapa tokoh. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sebanyak 9.023 personel tersebut akan diterjunkan di tujuh titik sekitar Monas. [al]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.