Idul Adha Hari Jumat, Bolehkah Tidak Jumatan?

detikislami.com – Hari raya Idul Adha 1441 Hijriah kemungkinan besar jatuh pada 31 Juli 2020. Pada hari tersebut juga bertepatan dengah hari Jumat, di mana muslim laki-laki diwajibkan menunaikan Sholat Jumat. Sedangkan di pagi harinya digelar Sholat Id.

Jika pagi hari sudah melakukan Sholat Id, perlukah muslim laki-laki kembali melaksanakan Sholat Jumat?

Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Ustadz Faozan Amar mengatakan, meski sudah melangsungkan Sholat Id di pagi hari namun Sholat Jumat harus tetap dilaksanakan karena Sholat Jumat hukumnya fardhu ‘ain.

“Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam melakukan Sholat Jumat sekalipun di hari itu bertepatan dengan hari raya,” katanya, Selasa (14/7/2020).

Ustadz Faozan melanjutkan, namun bagi orang yang sangat jauh dari kota untuk menuju tempat sholat hari raya dan Sholat Jumat di waktu bersamaan, maka akan mendapat keringanan untuk tidak melaksanakan Jumatan.

“Sehingga apabila seseorang harus bolak-balik, yaitu pulang dari Sholat Id lalu kembali lagi untuk Sholat Jumat padahal jauh tempat tinggalnya, maka akan mengalami kesukaran dan kepayahan,” terangnya.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا اجْتَمَعَ الْعِيْدُ وَ الْجُمْعَةُ فِى يَوْمٍ وَاحِدٍ يَقْرَأُبِهِمَا فِى صَلاَ تَيْنِ

Artinya: “Apabila hari raya bertepatan dengan hari Jumat, Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam membaca surah (Sabbihisma (Al-A’la) dan Hal Ataaka (Al-Ghasiyah) pada kedua sholat itu (sholat hari raya dan Sholat Jumat),” (HR. Muslim).

Oleh karenanya, jika sholat hari raya bertepatan dengan Sholat Jumat, maka keduanya tetap dilaksanakan. Namun apabila ada kendala jarak, seperti yang dijelaskan di atas maka akan mendapat keringanan. [San]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.