Ini Alasan Makkah Jadi Kota Paling Suci di Dunia

detikislami.com – Makkah merupakan sebuah kota suci di Arab Saudi. Histori dan keberadaannya menjadi satu hal penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Makkah memiliki keistimewaan yang perlu dketahui hingga bisa disebut sebagai kota suci.

Direktur Pusat Studi Alquran (PSQ) Jakarta Profesor KH Muchlis M Hanafi mengatakan rumah ibadah yang pertama kali didirikan di dunia ada di Makkah yaitu Kakbah (Baitullah).

Keistimewaan Makkah selanjutnya adalah kota ini telah disucikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Di dalam satu riwayat disebutkan, hal itu terjadi sejak bumi dan langit ini diciptakan.

Lebih lanjut, kata Kiai Muchlis, dalam riwayat dijelaskan bahwa Nabi Ibrahim Alaisallam berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar kota tersebut menjadi kota yang suci.

“Dan itu tidak dimiliki kota yang lain, selain Kota Madinah, dan Madinah pun disucikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, sampai sekarang terpelihara. Batas-batasnya ada sejak zaman Nabi Ibrahim dulu,” terangnya.

Di dalam Makkah juga terdapat keutamaan lain, misalnya burung dara atau merpati yang lebih jinak dibanding lainnya. Ini karena burung itu tahu jika orang yang ada di dalam Makkah tidak akan memburunya.

“Binatang saja sampai merasakan kesucian Kota Makkah,” ucap Kiai Muchlis.

Menurut dia, Makkah jadi kawasan strategis karena pusat peribadahan, sekaligus lokasi peradaban dunia yang menjadi magnet dari kota suci dan sangat terasa hingga sekarang.

“Itu berkat doa-doa para Nabi, diperintahkan Allah untuk memanggil manusia agar datang berhaji,” jelasnya.

Sementara dikutip dari buku pintar ‘Sains dalam Alquran: Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah’ karya Dr Nadiah Thayyarah, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

“… dan agar engkau memberi peringatan kepada penduduk Ummul Qura (Makkah) dan orang-orang yang ada di sekitarnya.” (Al-An’am: 92)

Hal tersebut juga disebutkan dalam riwayat hadis Tirmidzi dari Abu Abbas. Disebutkan jika Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda tentang Makkah:

“Engkau adalah negeri paling baik dan paling aku cintai. Jika bukan lantaran kaumku mengusirku darimu, aku takkan tinggal selain di negerimu.” [Al]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.