Keyakinan Iyas Bin Muadz Kepada Rasulullah SAW

detikislami.com – Suatu hari Abu al-Haisar bin Rafi’ tiba di Makkah bersama dengan anak-anak muda dari bani Abdul Asyhal. termasuk di dalamnya Iyas bin Muadz yang datang untuk mencari sekutu dari bani Qurays dalam menghadapi kaumnya al-Khazraj. Rasulullah SAW mendengar kedatangan mereka dan duduk berbincang dengan mereka.

Beliau bersabda,“Maukah kalian menerima kebaikan yang jauh lebih baik dari apa yang kalian dapatkan daripada kedatangan kalian di tempat ini?”

Mereka bertanya,”Apa itu?”

Rasulullah SAW bersabda :“Aku adalah utusan Allah yang diutus kepada hamba-hambaNya, untuk menyeru mereka menyembah Allah dan tidak menyekutukanNya dengan apapun dan Allah menurunkan al-Kitab kepadaku.”

Kemudian RAsulullah SAW menjelaskan tentang Islam kepada mereka dan membacakan al-Qur’an kepada mereka. Kemudian Iyas bin Muadz, seorang pemuda diantara mereka berkata,“Wahai kaumku, Demi Allah, ini jauh lebih baik daripada tujuan kita semula.”

Abu al-Haisar Anas bin Rafi’ lalu mengambil segenggam tanah penuh yang kotor di bawah kakinya lalu menaburkannya ke wajah Iyas bin Muadz seraya berkata,“Diam! Siapa yang menyuruhmu bicara! Aku bersumpah kami datang ke sini bukan utnuk keperluan itu!”

Mendengar itu Iyas bin Muadz diam. Rasulullah SAW kemudian pergi meninggalkan mereka, sedangkan mereka pulang ke Madinah. Saat itulah terjadi perang Bu’ats antara Aus dan Khazraj.

Tak lama kemudian Iyas bin Muadz berpulang menghadap Tuhanya.

Mahmud bin Labid menuturkan:“Saat kematiannya, kaumnya selalu mendengarnya mengucapkan tahlil, takbir, tahmid, dan tasbih hingga ia wafat. Mereka yakin sekali Iyas bin Muadz meninggal dunia dalam keadaan muslim. Ia sudah merasa masuk Islam sejak pertemuannya dengan Rasulullah SAW dan ketika mendengar apa yang disampaikan Rasulullah SAW”. [Mas]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.