Kiat Memberi Tahu Anak Tentang Halal-Haram dalam Islam

detikislami.com – Setiap waktu yang dijalani kaum Muslimin, Allah Subhanahu wa ta’ala selalu menyertai. Allah Ta’ala melihat apa dikerjakan. Allah Ta’ala tahu segalanya tentang seseorang. Perbuatan baik atau buruk tidak ada yang dapat disembunyikan karena Allah Ta’ala selalu mengawasi dan dekat dengan manusia.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan semua hal yang harus diketahui. Nabi mengatakan, “Jagalah hubunganmu dengan Allah Ta’ala.” Maksudnya bagaimana seseorang menjaga halal dan haramnya ketentuan Allah Ta’ala, bagaimana seseoranga menjaga perintah dan larangan Allah Ta’ala. Jika mampu menjaga semua itu maka balasannya Allah Ta’ala akan ada di hadapan setiap Muslimin.

“Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapatkan Allah di hadapanmu. Makna di hadapan ini adalah Allah Ta’ala akan selalu mengawasimu, memenuhi kebutuhanmu, menolongmu bila kamu perlu pertolongan, memenangkanmu bila kamu dizalimi,” papar Ustadz Khalid Basalamah, dikutip dari akun resmi Instagram-nya @khalidbasalamahofficial, Sabtu (15/8/2020).

Ia menjelaskan, Allah Ta’ala selalu dekat dengan setiap Muslim. Hal itulah yang harus ditegaskan kepada semua orang, termasuk anak-anak di lingkungan keluarga. Tekankan kepada mereka apa saja yang boleh dilakukan dan dilarang dalam ajaran Islam. Lalu penekanan yang penting terhadap anak-anak adalah poin Allah ada dan selalu mengawasimu.

“Kalau ada yang bertanya: “Ustadz, bagaimana kalau seandainya anak kita bertanya kritis?’ Sebenarnya anak tidak akan banyak bertanya kalau seandainya orangtua dari awal menekankan itu. pertanyaan kritis anak muncul karena anak tidak pernah dididik tentang masalah hubungan dengan Allah,” ungkap Ustadz Khalid Basalamah.

Ia mengatakan, misalkan anak sedang asyik bermain melakukan suatu perbuatan, tiba-tiba dilarang, itu tidak boleh, agama melarangnya. Maka si anak yang tidak tahu apa pun itu akan spontan bertanya, kenapa tidak boleh? Di mana Allah? Kenapa Allah tidak terlihat, seterusnya seperti itu.

“Maka di sini sebagai orangtua harus menekankan kepada anak tentang ajaran agama yang baik. Tekankan pada diri ini bahwa Allah selalu mengawasimu, Allah selalu dekat denganmu, sehingga anak akan takut jika dia melakukan hal yang dilarang oleh Allah,” jelasnya. [San]

Wallahu a’lam bishawab.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.