Kisah Mualaf: Pria Inggris Jadi Mualaf Setelah Tak Sengaja Belajar Bahasa Melayu

Seorang pria Inggris bernama Mat Dan masuk Islam setelah melancong ke Asia Tenggara, tepatnya ke Malaysia.Kisah mualaf ini bermula ketika Mat Dan tak sengaja berbahasa Melayu, lalu kemudian ia tertarik terhadap budaya Negeri Jiran itu, serta berakhir masuk Islam.

Setelah jadi mualaf, Mat Dan kini meninggalkan segala kebiasaan lamanya yang bertentangan dengan Islam. Dilansir dari BBC Indonesia pada Senin (16/9/2019), berikut kisah mualaf Mat Dan atau kini dikenal sebagai Mohammed Kareef Daniel Abdullah:

Tumbuh di kota kelas menengah Cheltenham di Cotswolds, Inggris, kehidupan Mat Dan bukanlah hal yang luar biasa. Ia tak menyenangi proses belajar di sekolah, tetapi berbakat dalam permainan kriket. Ia pernah mewakili Gloucestershire dalam ajang kriket kategori usia muda.

Namun saat remaja, kriket tak lagi menjadi perhatiannya. Mat Dan kala itu menemukan kesenangan baru dalam musik dan pesta. Ia putus kuliah. Mat Dan kerap ditemukan di pub dan bekerja di toko pakaian.

Pada 2008, Mat Dan merasa uang yang ditabungnya cukup untuk membiayai perjalanan ke Asia Tenggara. Kala itu ia berkelana bersama beberapa teman. Meskipun kembali ke Inggris setelah beberapa bulan di kawasan itu, akhir 2008 Mat Dan memutuskan untuk kembali ke Asia Tenggara.

Ia tidak tahu bahwa keputusan itu akan mengubah hidupnya selamanya. Ia berakhir di pulau kecil bernama Pulau Kapas di pantai timur Malaysia.

Ketimbang menghabiskan waktu bepergian bersama pejalan asal Barat, Mat Dan membenamkan dirinya ke pergaulan dengan penduduk setempat di pulau itu. Tidak butuh waktu lama baginya untuk mempelajari bahasa setempat–yang ia kira bahasa Melayu, bahasa utama Malaysia.

Dalam perjalanan ke Kuala Lumpur, seorang asisten toko tidak bisa memahami ucapannya. Mat Dan belakangan sadar kekeliruan bahasanya, lalu mempelajari dialek lokal bernama Terengganu. Dialek itu dituturkan sekitar satu juta penduduk asli di negara bagian Terengganu.

Awalnya Mat Dan berkecil hati. “Aku seperti orang kacau jika pergi ke tempat lain,” katanya. Namun ketidaksengajaannya menguasai dialek Melayu ini secara cepat akhirnya membuat Dan menjadi sosok yang baru. Sebuah gebrakan lantas muncul di sekitar Mat Dan ketika tersebar kabar tentang seorang pemuda Inggris yang menguasai bahasa lokal serta menjalani cara hidup setempat.

Seorang siswa dari Kuala Lumpur diam-diam mendokumentasikan cara Mat Dan berbicara Terengganu. Video itu kini telah ditonton ratusan ribu kali di YouTube.

Kru televisi dari Kuala Lumpur juga datang untuk menawari Dan tampil di depan kamera. Tak lama setelah menyadari bakatnya, Dan ditawari memandu seri perjalanan televisi bertajuk Haramain Backpackers – Trans Siberian.

Begitu program TV itu tayang, kehidupan Mat Dan berubah dalam semalam. Dan kini dikenal ke mana pun dia pergi. Dan juga memiliki 838 ribu pengikut di Instagram.

Setelah seri kedua, penampilan Mat Dan makin banyak. Dia memandu acara masak meski tidak bisa memasak. Mat Dan juga menjadi penyiar radio di Manis FM serta penampil reguler di sebuah acara obrolan Malaysia.

“Setiap toko, setiap tempat makan, setiap jalan yang dilintasinya, Anda mendengar gema teriakan ‘Hei Mat Dan, Mat Dan!’, yang hampir selalu berakhir dengan serangkaian swafoto dengan orang asing.”

Kesaksian itu dikatakan teman Mat Dan, Daniel Beames. Daniel mengunjungi kawannya itu akhir 2017.

Meski awalnya menikmati ketenaran temannya, Daniel mengaku lelah pada hal-hal itu setelah beberapa hari. “Semua perhatian akan sangat memakan waktu dan tidak semestinya ada ketika Anda berusaha menyelesaikan sesuatu,” katanya.

Tun Faisal, pejabat distrik Marang di Terengganu, menyebut bukan hanya bahasa gaul Terengganu yang membedakan Mat Dan dengan orang asing lain yang fasih berbahasa Melayu. “Pemahamannya tentang bahasa Melayu dan budaya membuatnya menjadi kepribadian yang unik di Malaysia,” kata Faisal.

“Saya pikir kesuksesan terbesarnya adalah menghubungkan dirinya dengan Terengganu, dan setiap kali orang melihatnya, mereka melihat Terengganu.”

Selama tinggal di Malaysia, Mat Dan juga masuk Islam. Pertemuan dan pernikahannya dengan perempuan Muslim bernama Nurnadifa mewarnai kisah mualaf ini.

 

 

sumber : okezone.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.