MI AL AMIN Sinongko, Madrasah Unggulan Yang Memproduksi Pencinta dan Penghafal Al-Qur’an di Bumi Karanganyar

detikislami.com – Keberadaan sekolah di Kabupaten Karanganyar yang mengklaim sebagai sekolah terbaik dan unggulan sedikit banyak dipertanyakan oleh masyarakat. Pasalnya hal ini dapat menimbulkan pemahaman dari masyarakat bahwa sekolah di Kabupaten Karanganyar memilik perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Sedangkan seluruh sekolah secara umum memiliki kesamaan visi misi sekolah yaitu mencerdaskan anak bangsa

MI AL AMIN Sinongko merupakan salah satu madrasah yang secara umum sama dengan madrasah lain, namun MI AL AMIN ternyata memiliki program-program yang membuatnya berbeda dengan madrasah yang lain. Hal ini terungkap ketika detikislami.com menghubungi Kepala MI AL AMIN Sinongko, Mahar Alamsyah Santosa, M.Pd.

“Memang secara umum MI AL AMIN ini sama dengan madrasah-madrasah lainnya, karena kita berada di bawah naungan Kemenag, namun ada yang membedakan antara kami dengan madrasah lain yaitu dari program program yang ada di MI ini,” kata Mahar Alamsyah.

Ada beberapa program yang berjalan di madrasah ini dan kemudian menjadikannya sebagai ciri khas dari MI AL AMIN itu sendiri, pertama, program Madrasah Pesantren. Program ini wajib di ikuti oleh seluruh kelas 6 dengan sistem sekolah semi pesantren.

“Program ini seperti program semi pesantren, program ini wajib diikuti oleh seluruh kelas 6 dan sementara baru kelas 6 saja pesertanya. Jadi siswa di hari rabu pagi masuk ke sekolah sudah sekaligus membawa bekal baju untuk menginap di madrasah dan baru di ijinkan pulang hari sabtu siang setelah jam sekolah, kegiatan selama di madrasah di isi dengan pendalaman hafalan qur’an, pelajaran agama, dan pendalaman materi-materi pelajaran yang diajarkan di kelas, tapi untuk sementara distop terlebih dahulu dikarenakan Covid-19,” lanjutnya.

Program kedua, yaitu program literasi, Disini anak anak diajarkan bagaimana cara menulis dan membuat tulisan atau cerpen yang baik dan benar hingga kemudian kumpulan cerpen yang dibuat oleh anak anak tersebut dicetak menjadi sebuah buku kumpulan cerpen karya siswa MI AL AMIN, Program literasi ini ditujukan untuk siswa kelas 4.  Diajarkannya literasi sejak dini ini diharapkan mampu memberi semangat dan pengalaman siswa dalam menilis bahkan hingga menerbitkan karya dalam bentuk sebuah buku.

Program ketiga, program kelas khusus tahfidz, Program ini baru berjalan 3 tahun ini, dengan seleksi ketat dan jumlah yang terbatas bagi siswa yang diterima di program ini. Kelas khusus ini memiliki materi tentang al-Quran lebih banyak dibanding materi secara umum yang diajarkan. Maksimal program ini hanya menyiapkan 15 kursi setiap tahunnya dan memiliki target hafal 6-10 juz ketika lulus kelas 6.

“Untuk program kelas khusus ini lebih spesial karena kami hanya menerima dan menyediakan untuk 15 siswa, hapi meskipun pendaftar lebih dari itu bisa jadi yang diterima hanya 10 atau 12 saja, karena proses seleksinya ketat dan perlu komitmen juga dari orang tua untuk mendampingi anaknya di rumah selama ikut program khusus ini. Dan sistem kenaikannyapun menghunakan sistem setor hafalan,” kata Mahar Alamsyah.

Selain dari ketiga program tersebut di atas, masih ada kegiatan kegiatan yang masuknya dalam ekstra kurikuker seperti PMR yang mendatangkan langsung trainer dari PMI Karanganyar, yang beberapa kali juga menjuarai event event lomba PMR se Kabupaten, juga ada ekstra memanah, sepak bola, tata boga, pencaksilat, dan yang lainnya. Madrasah yang baru berdiri tahun 2007, saat ini sudah memiliki siswa kurang lebih 500 siswa dengan rata rata 60-70% alumnusnya melanjutkan ke pondok pondok tahfidz.

MI AL AMIN mulai hari ini sudah menerima pendaftaran siswa baru untuk Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan sistem one day service. Ada harga khusus bagi orang tua yang mendaftarkan anaknya sekaligus daftar ulang dari tanggal 22 Oktober – 5 Nopember, serta adapula program SANUSI yaitu program Pesan Kursi Belajar, program ini bagi pendaftar dan sekaligus daftar ulang maksimal sampai bulan Desember 2020.

“Saat ini MI AL AMIN Sinongko sudah menerima pendaftaran siswa baru Tahun Pelajaran 2021/2022, edisi spesial bagi wali murid yang mendaftarkan anaknya dan daftar ulang pada tanggal 22 Oktober – 5 Nopember 2020 atau sebelum dibuka resmi PPDB 2021/2022 maka akan memperoleh gratis biaya pendaftaran dan potongan biaya administrasi daftar ulang hingga 50%, dan masih ada lagi program potongan biaya administrasi bagi pendaftar dan daftar ulang sampai bulan Desember 2020, makanya silakan berbondong-bondong mendaftarkan anak-anaknya ke MI AL AMIN karena kuota sangat terbatas,” kata Ketua Panitia PPDB MI AL AMIN, Juwarno Abdurrahman menjelaskan. [San]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.