Romo Syafi’i: Jika Tidak Berpikir Radikal, Bangsa Ini Semakin Terpuruk

detikislami.com – Jakarta  Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi’i menilai bahwa radikal sebenarnya adalah sesuatu yang positif. Sebab, dahulu pahlawan kita memperjuangkan kemerdekaan dengan pikiran radikal.

“Radikal itu sesuatu yang positif kan? Ketika Indonesia dulu berada dalam cengkeraman penjajah dan bangsa kita menjadi tidak percaya diri untuk bisa memerintah.

Kan kemudian ada fikiran radikal,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Sabtu (02/09/2019).

Ia juga menegaskan bahwa saat ini Indonesia mengalami banyak masalah. Dari persoalan politik, ekonomi hingga penegakan hukum. Maka, persoalan ini harus diselesaikan dengan pikiran radikal

Baca Juga : Narasi Menyesatkan Fundamentalisme dan Radikalisme Islam

“Ini kalau tidak di terobos dengan fikiran-fikiran radikal untuk membuat perubahan, saya memastikan bangsa ini akan semakin terpuruk. Jadi radikal itu adalah sebuah istilah yang menurut saya sangat positif,” tuturnya.

Menurutnya, jika radikal adalah orang yang ingin mengganti Pancasila, maka yang radikal adalah komunis. Sebab, mereka sudah jelas berkali-kali melakukan pemberontakan kepada NKRI.

“Radikalisme itu memang lebih sesuai, kalau kita pakai standar Pancasila misalnya, maka radikalisme itu adalah komunis,” paparnya.

Saya kira, lanjut legislator asal Medan ini, kata radikalisme selalu saja digunakan oleh rezim kita sejak dulu untuk menghadapi kelompok-kelompok yang menjadi lawan politiknya.

 

sumber : kiblat.net

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.